Showing posts with label ekoturisme. Show all posts
Showing posts with label ekoturisme. Show all posts

Sunday, May 24, 2009

STUDY KELAYAKAN EKOWISATA

Survey dan Analis
Sebelum kegiatan pengembangan dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan suatu study kelayakan untuk memastikan apakah pengembangan ekowisata layak atau tidak layak dilakukan di target lokasi. Kegiatan ini antara lain mencakup analisis sosial, analisis lingkungan, survey pasar, survey potensi desa, dan analisis ekonomi. Study ini dilakukan oleh konsultan proyek bersama-sama dengan tokoh-tokoh kunci masyarakat serta PT Bintan Resort Cakrawala.


Analisis Sosial
Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui apakah masyarakat dapat menerima kehadiran proyek pengembangan ekowisata dan apakah mereka bersedia berpartisipasi dalam kegiatan ini. Juga untuk mengetahui bagaimana dampak sosial dari proyek ini.

Survey Potensi Desa
Untuk mengetahu seberapa besar potensi yang ada di ke dua desa yang dapat dikembangkan untuk kegiatan ekowisata dari mulai potensi alam, potensi budaya, potensi SDM sampai kepada ketersediaan energi sosial di desa.

Analisis Dampak Lingkungan
Perlu diketahui apakah kegiatan ekowisata yang nanti akan dilaksanakan dapat berpengaruh negatif atau positip terhadap lingkungan hidup. Misal apakah penggunaan perahu motor di sungai akan mempengaruhi ekosistem sungai? atau membawa rombongan wisman mendaki gunung bisa berpengaruh terhadap ekosistem di sana? Berapa jumlah maksimal yang diperbolehkan? Peralatan apa saja yang bisa digunakan untuk kegiatan ekowisata? Tindakan apa yang perlu dilakaukan untuk memperbaiki atau mencegah terjadinya kerusakan lingkungan? dsb.

Survey Pasar Ekowisata
Tujuannya untuk mengetahui seberapa besar minat wisman yang ada dikawasan BBIR untuk mengikuti kegiatan ekowisata di desa? Berapa besar potensi pasar? Jenis kegiatan apa yang mereka sukai/senangi. Berapa besar budget yang bersedia mereka belanjakan di desa? Berapa lama kegiatan yang mereka inginkan?, dsb. Survey dilakukan di Ferry Terminal terhadap wisman yang datang. Digunakan variasi sample wisman berdasarkan kebangsaan, golongan usia, jenis profesi, jenis kelamin, dsb

Analisis Ekonomi (Cost and Benefit)
Melakukan analisis untuk mengetahui apakah kegiatan ekowisata ini bisa 'sustain' atau berkelanjutan dan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar?. Apakah usaha ekowisata bisa bertahan secara bisnis dengan memperhitungkan berbagai faktor resiko dan persaingan bisnis.

Sosialisasi Hasil Study
Hasil survey berikut analisanya disosialisasikan dan di diskusikan secara terbuka dengan seluruh stakeholder. Setelah itu baru disusun langkah-langkah kegiatan pengembangan ekowisata

sumber : http://www.ekowisata.info




Friday, May 15, 2009

Eko-turisme

Eko-turisme sering diartikan dengan ekowisata merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan.
Lebih Jauh tentang ekoturisme :
  1. TIES
  2. Nature Conservancy ecotourism
  3. Conservation International
  4. Ecotourism Resource Centre
  5. Rainforest Alliance's Sustainable Tourism program
  6. IGU Commission on Tourism, Leisure and Global Change
  7. Ecotourism Australia - accreditation organisation and peak body.
  8. Great Ocean Road Ecotourism Information
  9. Ecotourism Resource Guide
  10. Ecotourism Resource Centre
  11. Ecotourism definintion and literature review
  12. Tourism Insight - ecotourism

Sunday, May 10, 2009

Pengertian Ekowisata

Ekowisata lebih populer dan banyak dipergunakan dibanding dengan terjemahan yang seharusnya dari istilah ecotourism, yaitu ekoturisme. Terjemahan yang seharusnya dari ecotourism adalah wisata ekologis. Yayasan Alam Mitra Indonesia (1995) membuat terjemahan ecotourism dengan ekoturisme. Di dalam tulisan ini dipergunakan istilah ekowisata yang banyak digunakan oleh para rimbawan. Hal ini diambil misalnya dalam salah satu seminar dalam Reuni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (Fandeli, 1998). Kemudian Nasikun (1999), mempergunakan istilah ekowisata untuk menggambarkan adanya bentuk wisata yang baru muncul pada dekade delapan puluhan.


Pengertian tentang ekowisata mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Namun, pada hakekatnva, pengertian ekowisata adalah suatu bentuk wisata yang bertanggungjawab terhadap kelestarian area yang masih alami (natural aren), memberi manfaat secara ekonomi dan mempertahankan keutuhan budava bagi masyarakat setempat. Atas dasar pengertian ini, bentuk ekowisata pada dasarnya merupakan bentuk gerakan konservasi yang dilakukan oleh penduduk dunia. Eco-traveler ini pada hakekatnya konservasionis.

Definisi ekowisata yang pertama diperkenalkan oleh organisasi The Ecotourism Society (1990) sebagai berikut: Ekowisata adalah suatu bentuk perjalanan wisata ke area alami yang dilakukan dengan tujuan mengkonservasi lingkungan dan melestarikan kehidupan dan kesejahteraan penduduk setempat. Semula ekowisata dilakukan oleh wisatawan pecinta alam yang menginginkan di daerah tujuan wisata tetap utuh dan lestari, di samping budaya dan kesejahteraan masyarakatnya tetap terjaga.

Namun dalam perkembangannya ternyata bentuk ekowisata ini berkembang karena banyak digemari oleh wisatawan. Wisatawan ingin berkunjung ke area alami, yang dapat menciptakan kegiatan bisnis. Ekowisata kemudian didefinisikan sebagai berikut: Ekowisata adalah bentuk baru dari perjalanan bertanggungjawab ke area alami dan berpetualang yang dapat menciptakan industri pariwisata (Eplerwood, 1999). Dari kedua definisi ini dapat dimengerti bahwa ekowisata dunia telah berkembang sangat pesat. Ternyata beberapa destinasi dari taman nasional berhasil dalam mengembangkan ekowisata ini.

Bahkan di beberapa wilayah berkembang suatu pemikiran baru yang berkait dengan pengertian ekowisata. Fenomena pendidikan diperlukan dalam bentuk wisata ini. Hal ini seperti yang didefinisikan oleh Australian Department of Tourism (Black, 1999) yang mendefinisikan ekowisata adalah wisata berbasis pada alam dengan mengikutkan aspek pendidikan dan interpretasi terhadap lingkungan alami dan budaya masyarakat dengan pengelolaan kelestarian ekologis. Definisi ini memberi penegasan bahwa aspek yang terkait tidak hanya bisnis seperti halnya bentuk pariwisata lainnya, tetapi lebih dekat dengan pariwisata minat khusus, alternative tourism atau special interest tourism dengan obyek dan daya tarik wisata alam
sumber : wikipedia

Ekowisata

Pengertian Ekowisata
Hector Ceballos-Lascurain pada tahun 1987 mengemukakan istilah ekowisata yaitu: "Nature or ecotourism can be defined as tourism that consist in travelling to relatively undisturbed or uncontaminated natural areas with the specific objectives of studying, admiring, and enjoying the scenery and its wild plantas and animals, as well as any existing cultural manifestations (both past and present) found in the areas."

"Wisata alam atau pariwisata ekologis adalah perjalanan ketempat-tempat alami yang relatif masih belum terganggu atau terkontaminasi (tercemari) dengan tujuan untuk mempelajari, mengagumi dan menikmati pemandangan, tumbuh-tumbuhan dan satwa liar, serta bentuk-bentuk manifestasi budaya masyarakat yang ada, baik dari masa lampau maupun masa kini."

Ekowisata, ekoturisme, ecotourism

Ekowisata menurut The Ecotourism Society (1990) sebagai berikut: Ekowisata adalah suatu bentuk perjalanan wisata ke area alami yang dilakukan dengan tujuan mengkonservasi lingkungan dan melestarikan kehidupan dan kesejahteraan penduduk setempat.
sumber wikipedia